Sarah Aulia adalah seorang penulis. Ia mengawali karirnya sebagai penulis di jejaring sosial instagram dan tumblr. Sejauh yang saya tahu ia tidak menerbitkan banyak buku. Setiap kata yang ia tulis pada bukunya merupakan kumpulan tulisan yang mengiringi perjalanan hidupnya. Ini adalah kutipan dari salah satu bukunya "aku mencintaimu sejauh aku mengikhlaskanmu".
Berikut kutipannya mungkin ada yang ngena di hati
- Jatuh cinta paling menyenangkan adalah jatuh yang tidak pernah direncanakan. Dan... Patah hati yang paling menenangkan adalah yang diikhlaskan. Sebab, cinta datang dan pergi tanpa paksaan.
- Kalau boleh aku menebak, ketika sedang menulis takdir kita berdua, sepertinya Tuhan menulisnya sambil tersenyum bahagia.
- Mungkin memang benar, aku seseorang yang penuh keterbatasan. Namun segala terbaik untukmu selalu ku usahakan.
- Aku dan kamu memiliki banyak cerita menyenangkan yang bisa diceritakan kembali di masa depan.
- Kamu, satu yang menyebalkan, yang selaly berhasil membuatku jatuh cinta berulang-ulang.
- Tidak ada yang lebih membahagiakan dari menghabiskan waktu mengdampingimu. Dan aku jatuh cinta pada takdirku mencintaimu.
- Kamu tak perlu tahu seluas apa kesabaranku untuk mencintaimu. Yang jelas kamu harus bahagia meski bukan aku yang menjadi alasannya.
- Separuh bahagiaku ada dalam perasaan terbaikku yang mencintaimu. Separuhnya lagi ada dalam perasaan terbaikku yang mengikhlaskan kepergianmu.
- Dulu aku begitu mengenalinya. Hari ini, segala tentangnya kembali asing lagi.
- Yang seharusnya pergi, biarlah pergi. Yang seharusnya datang, biarlah datang. Kadang cinta memang hanya perihal menemukan dan kehilangan.
- Karena yang benar-benar tulus mencintaimu tidak akan pergi setelah mengetahui satu per satu kekuranganmu.
- Jika merindukan seseorang, tetapi ia begitu jauh dari jangkauan maka doa menjadi setenang-tenangnya pelukkan.
- Aku jatuh cinta dengan bagaimana caramu mencintainya. Memang patah hati bisa terjadi hanya karena persoalan sederhana ini.
- Waktu akan menjawab, dia yang tulus akan tetap tinggal dan yang hanya berpura-pura akan pergi begitu saja.
- Cinta yang baik tidak akan terbagi kepada dua hati.
- Jika kamu bisa mudah melepaskanku, mengapa aku harus bersusah payah dalam merelakanmu.
- Ada beberapa hal yang tidak bisa diulang dan dipaksakan, bahkan sekalipun pada akhirnya sebuah penyesalan menjadi sebuah pengakuan.
- Tidak ada yang sesabar kamu dalam menghadapi kerumitanku.
- Aku mencintaimu tanpa berpikir bagaimana jika ternyata takdirku adalah kehilanganmu.
- Lagi hari ini rindu masih tentang percakapan antara aku, Tuhan dan doa.
- Kehilanganmu, telah menguatkanku. Kehilanganmu, telah memperbesar ikhlasku. Kehilanganmu, telah medewasakanku. Terimakasih


0 komentar:
Posting Komentar